Beastudi Etos

Beastudi Etos.

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Mariii #Berbatik🙂

sangsastrawan

Image

Batik merupakan salah satu ciri khas Indonesia yang harus kita lestarikan dan harus kita jaga keberadaannya di muka bumi ini. Batik merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang harus kita perlihatkan kepada dunia. 

Batik merupakan salah satu identitas bangsa Indonesia, dalam setiap kegiatan resmi yang kita hadiri alangkah lebih baiknya kita selalu menyiapkan batik sebagai salah satu dress code formal yang harus di kenakan oleh panitia, maupun oleh peserta.

Di kampus saya sendiri, setiap hari Kamis. sebagai besar mahasiswa menggunakan batik sebagai salah satu bentuk cinta kami kepada Indonesia.

Batik di Indonesia juga beraneka ragam corak dan motifnya, dari mulai batik Cirebon yang terkenal dengan design motif awan mendungnya sampai batik pekalongan. Bahkan trand terbaru batik Indonesia saat ini adalah dengan memadukan logo club sepak bola seperti Chelsea, Barcelona, Arsenal, MU, dan berbagai club ternama lainnya sebagai pemanis dalam motif batik itu sendiri.

Mengingat banyaknya permintaan dari pencinta batik dan…

View original post 287 more words

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Bangga dengan Produk Indonesia, Bangga dengan Batik :) Mari Budayakan Berbatik :)

Bangga dengan Produk Indonesia, Bangga dengan Batik🙂 Mari Budayakan Berbatik🙂.

Categories: Lomba | Tags: , , , , | Leave a comment

Bangga dengan Produk Indonesia, Bangga dengan Batik :) Mari Budayakan Berbatik :)

Image

Batik merupakan salah satu ciri khas Indonesia yang harus kita lestarikan dan harus kita jaga keberadaannya di muka bumi ini. Batik merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang harus kita perlihatkan kepada dunia. 

Batik merupakan salah satu identitas bangsa Indonesia, dalam setiap kegiatan resmi yang kita hadiri alangkah lebih baiknya kita selalu menyiapkan batik sebagai salah satu dress code formal yang harus di kenakan oleh panitia, maupun oleh peserta.

Di kampus saya sendiri, setiap hari Kamis. sebagai besar mahasiswa menggunakan batik sebagai salah satu bentuk cinta kami kepada Indonesia.

Batik di Indonesia juga beraneka ragam corak dan motifnya, dari mulai batik Cirebon yang terkenal dengan design motif awan mendungnya sampai batik pekalongan. Bahkan trand terbaru batik Indonesia saat ini adalah dengan memadukan logo club sepak bola seperti Chelsea, Barcelona, Arsenal, MU, dan berbagai club ternama lainnya sebagai pemanis dalam motif batik itu sendiri.

Mengingat banyaknya permintaan dari pencinta batik dan semakin berkembangnya design batik di Indonesia membuat bisnis penjualan batik ini semakin berkembang pesat. Bahkan dalam beberapa bulan terakhir ini bisnis batik tidak hanya di pasarkan secara off line, tetapi juga di pasarkan secara on line, salah satunya adalah di toko berbatik.com.

Gambar di atas adalah gambar yang diambil dalam acara pembukaan TIMBC (Thailand International Marching Band Competition) 2012. Betapa bangganya saya menggunakan batik sebagai salah satu alat untuk menarik perhatian peserta TIMBC 2012 bahwa kami merupakan kontingen dari Indonesia yang cinta akan produk Indonesia :)Buat para pembaca sekalian, mari budayakan berbatik dalam setiap kegiatan yang kalian lakukan. Pembelian batik ini dapat di lakukan di berbagai tempat, diantaranya melalui batik onlinebutik batiktoko batik atau sejenisnya. 

Pembuatan batik juga cukup mudah loh, hanya dengan menggunakan canting dan bermodalkan kain beserta tinta batik, kalian sudah bisa membuat batik

di Indonesia sendiri banyak sekali tempat-tempat yang menyediakan jasa kursus untuk memanting batik. jadi, buat pembaca semua yang tertarik dengan pembuatan batik bisa mengunjungi tempat-tempat tersebut, atau di Indonesia sendiri terdapat museum batik yang bisa di jadikan tempat berwisata yang menarik untuk mengetahui lebih dalam tantang batik itu sendiri.

Harga batik juga relatif bisa dijangkau oleh semua kalangan. Dari harga yang murah, sampai yang berbandrol tinggi bisa dengan mudah di dapatkan di tempat-tempat yang saya sebutkan di atas.

Belanja murah bisa dilakukan di berbatik.com ga ribet dan sangat memuaskan🙂

buat yang suka online, inilah kemudahan yang diberikan berbatik.com dalam melayani konsumen yang memiliki kecintaan terhadap batik Indonesia. 

Batik juga tidak hanya digunakan pada siang hari, tetapi pada malam hari, terdapat beberapa motif batik yang terletak di baju tidur, piama, dan sebagainya.

Belanja Batik, mari merapat ke berbatik.com

Image

Mari budayakan berbatik !🙂

Categories: Uncategorized | 98 Comments

TIMBC 2012 (Thailand International Marching Band Competition)

TIMBC 2012

Ubon Ratchathani Thailand

Aslmkm wr wb🙂

 

Dear all reader🙂

 

alhamdulillah setelah sekian lama tidak berjumpa akhirnya saya kembali menyapa anda di dunia maya melalui sangsastrawan🙂

 

Alhamdulillah pada kesempatan ini saya akan sedikit berbagi mengenai pengalaman saya ketika mengikuti kejuaraan Thailnad International Marching Band, @ Ubon Ratchathani Thailanad🙂

 

Pada tanggal 29 November – 3 Desember 2012. MB UI Goes To TIMBC 2012 adalah moment yang sangat berharga bagi saya, karena untuk pertama kali nya saya mengikuti kejuaraan marching Band bersama pasukan Madah Bahana Universitas Indonesia untuk proyek TIMBC.

 

Sungguh sebuah hadiah emas di hari ulang tahun saya yang ke 23 di rayakan di kota Ubon ratchathani dengan pesta kembang api seusai pengumuman Juara TIMBC 2012. dan MB UI memperoleh juara ke 2 untuk semua cabang

lomba yang  di ikuti : Marching Show Band, Drum Battle dan Street Parade🙂

Saya bangga menjadi bagian dari INDONESIA.

Ini adalah pengalaman pertama saya ke Luar Negeri. sebuah mimpi yang akhirnya berubah menjadi kenyataan. seperti kata Andrea Hirata dalam bukunya sang pemimpi “bermimpilah, maka Tuhan akan memeluk mimpi mimpi mu”🙂

And it`s work🙂

 

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Bagaikan langit dan Bumi

Oleh Terry Mart*

Jika dalam hal sepak bola kita kalah tipis melawan Malaysia, dalam hal penelitian kita kalah telak!

Saya sering dikritik jika menyajikan data yang saya ambil dari basis data Scopus ini. Pertama, banyak yang mempermasalahkan seberapa pentingkah makalah ilmiah dibandingkan teknologi tepat guna di pedesaan atau penelitian untuk mengentaskan orang dari kemiskinan yang langsung menuju sasaran serta dibutuhkan rakyat? Kedua, data Scopus tak memiliki filosofi sekuat data faktor dampak (impact factor/IF) yang dikeluarkan ISI Thomson karena IF langsung merefleksikan pentingnya sebuah jurnal akibat sering dikutip.

Untuk kritik pertama, saya hanya bisa menyatakan keyakinan saya bahwa pola antara langit dan Bumi ini mewakili hampir semua sektor penelitian: sains atau teknologi, murni atau terapan, ilmiah atau tidak ilmiah, dan sebagainya. Kebetulan hanya jumlah makalah yang mudah dikuantisasi dan dibandingkan antarnegara. Jadi, percuma saja mengalihkan topik diskusi ke pentingnya penelitian bidang tertentu jika persoalan dasar penelitian tidak dibenahi.

Scopus mungkin kurang informatif dibandingkan IF. Bahkan saya melihat jurnal-jurnal Indonesia dan Malaysia dalam Scopus memiliki IF nol, bahkan sama sekali tidak terdaftar di ISI sehingga jarang dibaca ilmuwan mancanegara. Namun, berlangganan Scopus jauh lebih murah.

Memakai IF untuk menilai kinerja ilmuwan kita juga dapat dianggap sebagai ”pembantaian”, apalagi buat mereka yang akan naik pangkat, karena jumlah jurnal internasional yang terdaftar pada ISI sangat terbatas.

Minimnya publikasi di jurnal internasional umumnya akibat mutu makalah yang rendah. Lebih dari satu dekade lalu William H Glaze, editor jurnal Environmental Science and Technology, menyatakan bahwa penelitian ilmu lingkungan di negara berkembang jauh tertinggal dibandingkan dengan di negara maju. Bukan cuma kuno metodenya, kadang-kadang penelitian tidak dilakukan dengan baik, pendokumentasian berkualitas rendah, dan metode eksperimen yang tidak memenuhi standar. Kualitas penelitian yang rendah sudah pasti menghasilkan produk penelitian yang juga rendah.

Kasus Indonesia

Untuk kasus Indonesia, kemungkinan besar yang dikatakan Glaze benar. Namun, bagaimana dengan Malaysia yang juga negara berkembang?

Tampaknya ada paradigma yang salah di republik ini yang menyebabkan kualitas penelitian selalu rendah. Ironisnya, paradigma ini tidak muncul atau paling tidak sudah diatasi di Malaysia. Dari perbandingan jumlah publikasi terlihat bahwa paradigma tersebut sudah eksis di republik ini sejak dua dekade lalu dan dibiarkan berlarut sehingga memunculkan fenomena antara langit dan bumi.

Apa yang harus diperbaiki?

Tentu saja pertanyaan yang mendesak: apa yang harus kita kerjakan untuk meretas masalah ini? Akhir-akhir ini para peneliti meneriakkan minimnya penghargaan pemerintah melalui rendahnya remunerasi. Jelas ini masalah pertama yang harus segera dibenahi. Namun, apa kenaikan gaji peneliti akan memecahkan masalah penelitian kita?

Melihat kondisi rendahnya kualitas penelitian tentu saja hal ini sangat meragukan. Lagi pula, rendahnya remunerasi bukanlah satu-satunya masalah penelitian kita. Liek Wilardjo mengatakan bahwa kunci pembangunan sains adalah sumber daya manusia (Kompas, 30/9/2011).

Jadi, kapasitas, ambisi, dan motivasi peneliti harus ditingkatkan. Sarana dan prasarana penelitian hingga sistem penilaian kepangkatan juga harus segera dibenahi. Agus Purwanto dalam tulisannya mengusulkan insentif Rp 100 juta per satuan makalah yang terbit di jurnal internasional (Kompas, 19/11/2011).

Ide insentif

Meski terdengar kurang realistis, ide ”insentif” merupakan ide jitu untuk kasus ini. Peneliti yang diminta meningkatkan kualitas penelitian melalui publikasi atau paten internasional harus segera diganjar pemerintah dengan insentif tunai atau kenaikan pangkat. Saat berdiskusi dengan akademisi dari Universiti Kebangsaan Malaysia, seorang kolega dari negeri jiran ini mengatakan penelitian tak akan berhasil jika para penelitinya tidak gila dalam tiga hal: gila berpikir, gila bekerja, dan gila menulis. Intinya, jika ingin sukses, lembaga penelitian dan pendidikan harus didominasi kaum idealis, bukan kaum pragmatis!

*Terry Mart Pengajar Departemen Fisika FMIPA UI

Baut sahabat sekalian beginilah nasib kita di kancah perkembangan ilmu pengetahun di mata dunia. Ironis bukan ?

Pertama kali saya mengikuti perkuliahan yang dibawakan oleh penulis artikel ini, semakin saya tersadarkan bahwa kondisi ilmu pengetahun di negara kita berjalan sangat lambat, seperti bayi yang merangkak. coba saja bandingkan dengan negara lain yang berada di belahan penjuru dunia ini, jangan dulu Amerika, Inggris, Jerman, jepang, korea atau singapur yang pasti kita sudah kalah telak. coba kita bandingkan saja dulu dengan Malaysia.

bisa kita bangkan pada tahun-tahun 90-an dosen terbaik dari Indonesia di kirim ke Malaysia untuk mengajar di sana, kemudian berikutnya mahasiswa dari Indonesia juga di kirim ke sana untuk riset, pertukaran, atau lain sebagainya.

tapi sekarang, coba lah kita llihat bagai mana fakta berbicara ?

Categories: Fisika, Info Kampus, Luar Negeri | Tags: , , , , | Leave a comment

Reinforce 4 Our Niat :D “Only for Allah”

Materi Liqo Sabtu, 11 Februari 2012

Tema : Image

sungguh sejatinya setiap manusia yang telah Allah ciptakan di dunia ini hanya karena ridho-Nya lah bisa menginjakkan kakinya di syurga🙂

Maka beruntunglah bagi mereka yang mendapat petunjuk dari Allah SWT untuk senantiasa menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya🙂

Sesungguhnya apa yang menjadi milik kita saat ini adalah semuanya milik Allah SWT. Bahkan apa yang bukan milik kita terkadang kita terlalu berambisius untuk mendapatkannya dan seolah-olah itu memang benar milik kita, padahal semua itu adalah milik Allah semata😀

Tak pantas kita mendzolimi mata , telinga, mulut, tangan, kaki ataupun anggota tubuh lainnya, karena itu semua milik Allah yang dikaruniakan kepada kita. dengan mata kita bisa melihat. dengan telinga kita bisa mendengar, dengan tangan kita bisa melakukan aktifitas kita sehari-hari dan dengan kaki kita bisa berjalan sesuka hati kita, tapi kenapa di dunia ini banyak sekali kedzoliman yang sering diperbuat terhadap nikmat Allah tersebut. kita harus senantiasa mengingat bahwa itu adalah Nikmat Allah SWT, maka tak pantaslah kita mendzoliminya😀

Doa Ust Rahmat Abdullah #SangMurabby :p
*Yang Muda menghormati yang tua
*Yang Tua Menyayangi yang muda

*Menyelamatkan Nuh dari Badai yang maha Dahsyat
*Menyelamatkan Ibrahim dari Kobaran api yang menyala membara
*Menyelamatkan Yunus dari Ganasnya lautan dan Hitam kelamnya perut Ikan Hiu
*Menyelamatkan Isa dari Salib
*Menyelamatkan Musa dari kejaran Fir`aun dan para pengiktnya
*Menyelamatkan Muhammad SAW dari Kejamnya Kafir Qurais
*Subhanallah maha suci Allah yang telah menyelamatkan para ambiya😀

#Kerajaan Roma Vs Persia😀
#Najasi – Konstantinovel😀

(Wa`allahu a`lam bisshoab )

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Sayembara Logo BEM FH UI

Dears Sahabat, kaloi BEM FH UI mengadakan sayembara logo BEM FH UI 2012… Mau tahu kriterianya apa aja Yuuks Kita Cari tahu…🙂

Berikut adalah Poster pengumuman sayembaranya..

Nah.., gmn tertarik kah untuk ikut sayembara ini, silahkan berkreasi🙂

Berikut adalah karya yang saya kirim untuk logo BEM FH UI 2012…

Menang atau kalah itu bukan masalah temans, yang penting kita sudah berani untuk melakukan sesuatu hal yang positif🙂

Filosifi Logo BEM FH UI 2012

“Sederhana Memberi makna”

Konsep Umum :

Logo ini menggambarkan kesederhanaan yang syarat akan makna dan memberikan manfaat kepada seluruh Civitas Academika Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan sekitarnya. Perpaduan warna merah dan biru menjadi kombinasi warna yang tepat dalam logo ini, karena memiliki makna yang saling melengkapi antara satu dengan yang lain.

 

Konsep Spesifik :

Lingkaran yang terbentuk dari perpaduan kurva warna merah dan biru

Lingkaran yang terbentuk dari perpaduan kurva warna merah dan biru yang melindungi makara merah melambangkan perlindungan hak dan kewajiban terhadap mahasiswa fakultas hukum Universitas Indonesia untuk berkreasi, berinovasi dan berprestasi.

 

Makara Berwarna Merah

Makara berwarna merah melambangkan identitas jati diri Fakultas Hukum Universitas Indonesia

Gambar dua orang yang sedang bergendengan tangan

Gambar yang terbentuk dari perpaduan huruf I dan M ini melambangkan kebermanfaatan. Fakultas Hukum Universitas Indonesia selalu memberikan makna yang bermanfaat bagi civitas academika fakultas hukum universitas Indonesia

Warna biru

Warna biru memberikan kesan ketenangan, ilmu dan wawasan. Selain itu, warna biru juga melambangkan kerjasama, dapat menerima segala masukan, bijaksana, dan lemah lembut namun tetap tegas.

 

Warna Merah

Warna Merah melambangkan kekuatan, kemauan, eksentrik, aktif, agresif dan bersaing. Selain itu, warna ini juga memberikan pengaruh berkemauan keras dan penuh semangat.

Categories: Uncategorized | Leave a comment

“Review Hafalan Shalat Delisa”

“Review Hafalan Shalat Delisa”

oleh Muhamad Soleh

Senja itu, matahari masih malu-malu untuk menenggelamkan dirinya. ia masih ingin menghangatkan bumi dengan cahayanya. Ia masih ingin menerangi bumi dengan sinarnya. Tapi akhirnya matahari itu harus tenggelam juga. Hingga menyisakan gelap gulita yang hanya disinari dengan lampu-lampu neon di setiap sudut kota ini. Kota tempat aku merajut ilmu. Menenun impian. Dan menggapai harapan.

Senja kini telah menjelma menjadi malam. Malam yang akan menjadi kenangan terindah yang aku alami di kota ini. Kota yang diberkahi dengan kekayaan alam yang melimpah. Kota yang memiliki cita rasa belimbing yang tiada tara. Tak heran jika kota ini dijuluki kota Belimbing. Aku melirik jam yang melekat di tangan. Seperti yang sudah aku jadwalkan, hari ini aku akan menyaksikan sebuah film yang diadaptasi dari novel terlaris karya “Tere-Liye”. Sebuah film yang mengisahkan tentang keiklasan dan kesabaran dalam menjalani setiap ujian dan musibah yang diberikan oleh Tuhan Semesta Alam.

Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 20.45 sudah waktunya bergegas untuk menyaksikan mega film “Hafalan Shalat Delisa”. Berikut adalah review film “Hafalan Shalat delisa”. Semoga bisa menjadi rujukan bagi masyarakt Indonesia Untuk Menyaksikan film yang Inspiratif dan syarat makna ini. Let`s Chek It Out :

Hafalan shalat delisa menyuguhkan siraman rohani yang sangat menyentuh sampai kedalam lubuk hati yang paling dalam dari awal sampai akhir cerita. 26 Desember 2004, Hari yang sangat bersejarah untuk warga negara Indonesia. Khususnya warga Aceh. karena pada hari itu, Tuhan mengirimkan cobaannya untuk menguji kadar keimanan setiap hambanya. Nilai kesabaran dan keikhlasan menjadi modal utama untuk lulus dari ujian ini.  Film hafalan Shalat delisa mampu mendekripsikan dan memvisualisasikan keadaan tersebut.

Bencana Tsunami yang merenggut banyak korban dan menyisakan kesedihan bagi sebagian besar masyarakat aceh, begitu juga dengan delisa, Gadis kecil yang baru berusia 6 tahun harus kehilangan ummi, ketiga kakak kandung, tetangga, teman kerabat, tempat tinggal, tempat bermain, dan sebagainya. Tapi tokoh Delisa yang Tegar dan ceria bisa mengatasi kesedihannya dan bisa memaknai makna keiklasan untuk sesuatu yang telah hilang dan pergi untuk selamanya. Ia mampu memberikan inspirasi dan pemahaman kepada masyarakat yang berada disekitarnya.

Film Hafalan Shalat Delisa yang disutradari oleh Soni Gaokasa dan dirpoduksi oleh Starvision ini diangkat dari novel terlaris Karya Tere Liye. Film ini juga mengisahkan tentang kesederhanaan sebuah keluarga. Namun, keluarga sederhana tersebut memiliki nilai dan makna tersendiri bagi setiap anggota keluarga dan masyarakat disekitarnya. Bagaimana film ini mampu mengisahkan kasih sayang seorang ibu yang mendidik anak-anaknya dengan cinta karena Allah. “Delisa cinta ummi karena Allah”. Kalimat inilah yang membuat sebagian besar pononton terharu dan menitikan mutiara bening dari kedua sudut matanya. Disamping itu film ini juga mengisahkan tentang pengorbanan seorang ayah untuk keluarganya. Sungguh keluarga yang amat sangat sederhana tapi penuh dengan makna.

Film hafalan Shalat Delisa menampilkan cerita tentang bagaimana seorang gadis bernama Delisa menghafalkan Bacaan Shalat. Mengharapkan hadiah kalung berinisial “D” untuk delisa. hingga menjadikan Aisyah kakak kandung Delisa iri kepada Delisa. Hal ini tidaklah mengherankan karena adegan tersebut sudah banyak kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, yang berbeda dari film ini dengan kejadian sehari-hari yang kita temukan adalah film ini menjadi inspirasi terbesar dalam menumbuhkan sifat ikhlas dalam melakukan sesuatu yang tidak hanya di dasari oleh hadiah atau imbalan apapun. Dalam film ini juga ditanamkan nilai kebesaran hati agar tidak memiliki sifat iri terhadap orang lain, apalagi terhadap saudaranya sendiri.

Visual effect yang ditampilkan dalam film ini sangat baik. Dengan bantuan tekhnologi tinggi, film ini mampu menampilkan kondisi Gempa, Tsunami dan mimpi delisa dengan latar Syurga sungguh amat sangat memukau mata. Penonton akan terbawa untuk merasakan bagaimana dahsyatrnya kekuatan Gempa dan Tsunami yang mengguncang dan mengkoyak hati. Penempatan Soundtract yang sangat tepat berpadu dengan indah. Sehingga menambah Kesyahduan penonton yang sudah terpaku dengan sisa-sisa air mata yang keluar dari kelopak matanya.

 

Karakter yang tepat terdapat dalam setiap tokoh yang diperankan dalam film hafalan shalat delisa. Reza Rahadian sebagai abi mampu memerankan perannya dengan sangat spektakuler, nirina zubir yang berperan sebagi ummi mampu memberikan inspirasi untuk para ummi. Chantiq Scargerl pemeran utama yang memerankan Delisa ini benar-benar menjiwai perannya sesuai dengan novel yang ditulis oleh Tere Liye. Fatimah yang bijaksana, Si kembar Aisyah dan Zahra yang memiliki sifat bak langit dan Bumi. Semuanya tervisualisasikan dengan baik dalam film ini.

 

Tak terasa sudah pukul 23.00 wib. Film Hafalan Shalat delisa pun sudah memasuki detik-detik terakhir. Aku melihat sekilas seluruh isi bioskop. Semuanya terpana. Bisu tanpa suara. Hanya hati-hati mereka yang berbicara. Aku perhatikan lebih detail mata mereka, ternyata hampir semuanya berwarna merah akibat tangisan. Bahkan seorang gadis yang duduk di sebelah kananku sampai ke kamar kecil karena tidak kuat menahan bendungan air matanya. Ketika ia kembali lalu melihat pacarnya yang juga menitikkan air mata, ia tersenyum dan tertawa ringan. Lain halnya dengan seorang ayah yang duduk di sebelah kiri ku. Setelah film hafalan shalat delisa selesai, ia mengucapkan kata itu kepada istrinya. “Ummi, abi cinta ummi karena Allah”. Mungkin ini hadiah kecil yang ia persembahkan untuk keluarga kecilnya itu. Istri dan kedua anaknya merasa terharu dengan kalimat lelaki tersebut. lalu mereka berangkulan. Saling memeluk satu dengan yang lainnya.

“Subhanallah” lirihku dalam hati. Tiba-tiba terbayang wajah ummi, abi dan adikku di langit-langit bioskop.

Sekian. Semoga menginspirasi🙂

 

Berikut adalah testimoni dari penonton yang sudah menyaksikan film “Hafalan shalat delisa dari kalangan ustadzah, musisi, artis, profesional, pejabat negara, sampai masyarakat biasa.

DRS Ukus uswara (Dirjen NBSF Kemenbudpar)

bagus, memilki syarat dengan nilai, mengangkat nilai keikhlasan dan keteguhan hati untuk dijadikan pembelajaran anak2 indonesia

 

Muslim SH (DPR RI) : “terharu”

 

DRS Syamsul Lussa MA (Direktur Perfilman) : “mengandung makna tuntunan dalam menghadapi kehidupan sehari-hari”

 

HJ Yummma Abu Bakar (Ustadzah) : “perjuangabn itu bukan hanya untuk dunia anak tetapi untuk akhiratnya anak, dalam keadaan tertimpa musibah menjadi cerminan dalam menjalani kehidupan”

 

(Artis Indonesia : PJ Daniel dkk )

“Diksi agama mengangkat bacaan shalat, dan kecintaan terhadap orang tua”

“Pesan moral, mudah-mudahan semua anak bisa hafal bacaan shalat”

“Apapun musibahnya tapi dia tetep kuat”

“Kata-katanya menjadikan inspirasi”

“it`s a beautiful movie”

 

Berikut adalah komentar penonton yang diambil dari funpage “hafalan shalat DELISA”

 

Haikal Murobbiy : aku udah nonton empat kali nya…. tapi mau nonton lagi hehe

Princess Sry : semua adegan yang mengharukan pasti keluar air mata… pokoknya keren… THE BEST deh buat film hafalan shalat delisa.

MonieHo Princees : aq acungkan 10 jempol buat film ini… yang belum nonton cpet nonton loh rugi kalo ngga…. n_n

Susan Novita : semua adegan mengharubirukan… TOP untuk Hafalan Shalat Delisa… film yang wajib di tonton semua kalangan…

Puteri tasya : semua adegannya bikin hati tersentuh…

Categories: Uncategorized | Tags: , , , , , | 4 Comments

Hafalan Shalat Delisa The Movie

 

Delisa (Chantiq Schagerl) gadis kecil kebanyakan yang periang, tinggal di Lhok Nga desa kecil di pantai Aceh, mempunyai hidup yang indah. Sebagai anak bungsu dari keluarga Abi Usman (Reza Rahadian), Delisa kerap bermanja pada ibu dan kakak-kakaknya selagi ayahnya bertugas di sebuah kapal tanker perusahaan minyak Internasional. Delisa sangat dekat dengan ibunya yang dia panggil Ummi (Nirina Zubir), serta ketiga kakaknya yaitu Fatimah (Ghina Salsabila), dan si kembar Aisyah (Reska Tania Apriadi) dan Zahra (Riska Tania Apriadi).

Delisa menghabiskan hari-harinya di Lhok Nga dengan bersekolah, bermain bola, dan belajar mengaji di Meunasah, seperti kebanyakan anak-anak muslim lain di usianya, Delisa sedang berkutat menghafal bacaan shalat untuk ujian praktek shalat, yang lazim dilakukan di sana. Semua kakak-kakak Delisa sudah melewati ujian tersebut, dan setiap kali seorang anak lulus ujian praktek sholat, Ummi akan memberikan hadiah berupa seuntai kalung yang dibeli dari Koh Acan (Joe P Project) yang menetapkan setengah harga apabila untuk hadiah hafalan shalat. Hanya kalung dengan bandul huruf D itu saja yang ada di dalam pikiran Delisa dan kalung itu yang membuat Delisa giat belajar menghafalkan bacaan sholatnya. Kalung berinisial D untuk Delisa ini membuat Aisyah yang kerap menggoda Delisa iri.

26 Desember 2004, Delisa bersama Ummi sedang bersiap menuju ujian praktek shalat ketika tiba-tiba terjadi gempa. Gempa yang cukup membuat ibu dan kakak-kakak Delisa ketakutan. Namun Delisa masih terlalu kecil untuk takut kepada gempa. Apalagi dia tak henti-hentinya membayangkan kalung yang akan menjadi miliknya setelah dia melakukan ujian praktek sholatnya. Delisa ditemani Ummi bersama teman-teman lainnya menunggu ujian praktek shalat dengan berdebar-debar. Tapi Delisa tak bisa menyelesaikan ujian praktek shalatnya, karena tiba-tiba tsunami menghantam, menggulung desa kecil mereka, menggulung sekolah mereka, dan menggulung tubuh kecil Delisa serta ratusan ribu lainnya di Aceh serta berbagai pelosok pantai di Asia Tenggara.

Tsunami meluluh lantakkan Aceh, dunia terpaku dengan bencana ini. Bantuan segera mengalir ke Aceh, termasuk kapal induk Amerika yang membawa Prajurit Smith (Mike Lewis) dan relawan mancanegara diantaranya Suster Sophie (Loide Christina Teixeira) berdatangan ke Aceh untuk membantu evakuasi korban dan perawatan. Abi Usman yang segera pulang begitu mendengar kabar soal tsunami, mendapatkan kabar Fatimah telah tiada, juga Aisyah dan Zahra yang ditemukan berpelukan. Ummi dan Delisa tak tentu rimbanya.

Delisa berhasil diselamatkan Prajurit Smith, setelah berhari-hari pingsan di cadas bukit. Sayangnya luka parah membuat kaki kanan Delisa harus diamputasi. Penderitaan Delisa menarik iba banyak orang. Prajurit Smith sempat ingin mengadopsi Delisa bila dia sebatang kara, tapi Abi Usman berhasil menemukan Delisa. Delisa bahagia berkumpul lagi dengan ayahnya, walaupun sedih mendengar kabar ketiga kakaknya telah pergi ke surga, dan Ummi belum ketahuan ada di mana.

Delisa bangkit, di tengah rasa sedih akibat kehilangan, di tengah rasa putus asa yang mendera Abi Usman dan juga orang-orang Aceh lainnya, Delisa telah menjadi malaikat kecil yang membagikan tawa di setiap kehadirannya. Walaupun terasa berat, Delisa telah mengajarkan bagaimana kesedihan bisa menjadi kekuatan untuk tetap bertahan. Walau air mata rasanya tak ingin berhenti mengalir, tapi Delisa mencoba memahami apa itu ikhlas, mengerjakan sesuatu tanpa mengharap balasan. Tak lagi mengharapkan kalung bila dia berhasil lulus ujian hafalan dan praktek shalatnya, semata agar bisa mendoakan keluarganya serta sekian banyak orang yang telah pergi. Mungkin terlalu berat untuk anak seusianya, namun Delisa tak pernah berhenti mencoba, sambil di sudut hatinya terus berdoa agar bisa bertemu lagi dengan Ummi, ikhlas untuk menjadi anak yang baik dan dibanggakan, dan untuk melepaskan rindu yang tertunda.

‘Delisa cinta Ummi karena Allah’.

 

Ini adalah apa pemain Hafalan Shalat Delisa

Ummi Salamah : Nirina Zubir
Abi Usman : Reza Rahadian
Delisa : Chantiq Schagerl
Ustad Rahman : Al Fathir Muchtar
Prajurit Smith : Mike Lewis
Suster Sophie : Loide Christina Teixeira
Fatimah : Ghina Salsabila
Zahra : Riska Tania Apriadi
Aisyah : Reska Tania Apriadi
Teuku Dien : Billy Budjanger
Koh Acan : Joe P Project
Sersan Ahmed : Tony Taulo
Seniman Aceh : Rafly

Facebook : Hafalan Shalat DELISA
Twitter : @DELISAmovie

 

Trailer : http://www.youtube.com/watch?v=uoZ9hiIMagQ

 

Let`s Chek it out🙂

 

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Blog at WordPress.com.